**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
Home Baldrige Tata Nilai dan Konsep Inti
Tata Nilai dan Konsep Inti

Kriteria Baldrige dibangun atas sekumpulan Tata Nilai dan Konsep Inti (Core Values and Concepts) yang berkaitan erat satu dengan yang lainnya. Tata Nilai dan Konsep Inti ini melekat pada keyakinan dan perilaku yang ada di organisasi yang berkinerja tinggi. Tata Nilai dan Konsep Inti tersebut merupakan fondasi untuk mengintegrasikan persyaratan bisnis utama ke dalam suatu kerangka kerja berorientasi hasil (results-oriented frame work) yang kemudian dijadikan basis untuk bertindak dan memberi atau menerima umpan balik. Kriteria Baldrige disusun berdasarkan kesebelas Tata Nilai dan Konsep Inti ini.

 

PERBEDAAN ISTILAH VALUES DAN VALUE

Istilah “Values (Tata Nilai)” mengacu kepada prinsip-prinsip tuntunan dan perilaku yang melekat di dalam cara organisasi dan para tenaga kerjanya beroperasi seperti yang diharapkan. Values mencerminkan dan memperkuat budaya yang diinginkan oleh organisasi. Values mendukung dan menuntun pengambilan keputusan setiap tenaga kerja, membantu organisasi dalam melaksanakan misinya dan mencapai visinya dengan cara yang memadai.   Contoh Values adalah seperti menunjukkan integritas dan sikap fair dalam seluruh interaksi, melampaui ekspektasi pelanggan, menghargai tenaga kerja dan keberagaman, memproteksi lingkungan, dan bertekad untuk  mencapai keunggulan kinerja setiap hari.  

Istilah ini jangan dirancukan dengan istilah Value (tanpa huruf “s” di akhir), karena istilah value (nilai) dalam Baldrige memiliki pengertian yang berbeda pula.  

Istilah “Value (Nilai)” mengacu kepada nilai yang dipersepsikan tentang produk, layanan, proses, aset, atau fungsi yang dikaitkan dengan cost dan alternatif lainnya yang memungkinkan. Organisasi seringkali menggunakan pertimbangan value untuk menetapkan manfaat berbagai opsi, dikaitkan dengan cost-nya, seperti: nilai berbagai kombinasi produk dan layanan untuk pelanggan.  Organisasi perlu memahami perbedaan nilai bagi setiap kelompok stakeholder dan kemudian memberi nilai tsb kepada masing-masing kelompok.  Hal seperti ini seringkali memerlukan keseimbangan nilai bagi pelanggan dan stakeholders lainnya, seperti tenaga kerja dan komunitas.

Yang dibahas dalam disini adalah istilah Values yang ada dan merupakan inti Core Values and Concepts yang oleh penulis diterjemahkan sebagai Tata Nilai dan Konsep Inti.

 

SEBELAS TATA NILAI DAN KONSEP INTI

Seluruhnya ada 11 (sebelas) Tata Nilai dan Konsep Inti yang membangun Kriteria Bisnis tersebut:

  • Kepemimpian yang Visioner (Visionary Leadership)
  • Keunggulan menurut Pelanggan (Customer–Driven Excellence)
  • Pembelajaran Perorangan dan Organisasional (Organizational and Personal Learning)
  • Menghargai Tenaga Kerja dan Mitra (Valuing Workforce Members and Partners)
  • Kegesitan (Agility)
  • Fokus kepada Masa Depan (Focus on the Future)
  • Mengelola Inovasi (Managing for Innovation)
  • Manajemen berdasarkan Fakta (Management by Fact)
  • Pertanggungjawaban Kemasyarakatan (Societal Responsibility
  • Fokus kepada Hasil dan Penciptaan Nilai (Focus on Results and Creating Value)
  • Perspektif Kesisteman (Systems Perspective)

 

 

Gallery

Lembayung Center