|
PT INDONESIA POWER ANCANG-ANCANG IMS |
 Jakarta (LCI). Untuk memantapkan niat PT Indonesia Power mengimplementasikan Integrated Management System, Rapat Direksi membahasnya dalam agenda selama kurang lebih satu jam pada hari Rabu Tgl 18 Januari 2011 ybl. Karena ini adalah program panjang dan menyeluruh, dipandang perlu untuk mengkajinya lebih dalam. Diperlukan stamina dan ausdauer yang mantap ibarat menghadapi lari marathon.
KLARIFIKASI MASALAH INDONESIA POWER - INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM POSISI: 18 JANUARI 2012 Sebagai informasi, direksi menugasi saya untuk menyusun plan/roadmap IMS ini, sekaligus sebagai bentuk penyelesaian tugas “EE1” saya... jadi diharapkan keluarannya memang hal-hal yang akan kita implementasikan. Kalau dengan pendekatan IP-IMS yang akan kita kembangkan, bagaimana konteksnya ke arah sana ya? (Sekper)
- Jangan karena perusahaan lain lakukan terus “ikut-ikutan”. Pahami betul urgensi menyusun IMS bagi IP baru mulai dengan programnya. Patut dipahami betul: ini konsep besar, inisiatif besar, kerja besar, perlu niat- semangat- tenaga-dan sumber daya yang besar pula. Contoh kasus nyata: Telkom dengan T-QMS & T-MBE; Pertamina dengan SMMP; PLN dengan PLN MS; PJB dengan PJB-IMS. (Iskandar Sadikin)
- Take time to gain a deeper understanding of each approach. When thoroughly understood and implemented properly, each approach brings a unique set of perspectives and insights for driving organizational excellence. (Tom Kubiak - Quality Progress - July 2003 ; John Bauer – Quality Management Forum – Volume 29, Number 4 Fall 2003).
- Mengintegrasikan berbagai approach/standar/sistem/metode menjadi IMS dimana Proses Bisnis adalah salah satu elemen yang ada dalam Approach/Standar/Sistem/Metode tsb. Sebaiknya IP-IMS memanfaatkan proses bisnis yang ada, karena pemetaan Proses Bisnis dalam IMS berbasis Proses Bisnis dan Struktur Organisasi yang sudah ada sambil mengintegrasikan sambil membenahi dan menata sistem di IP. (Iskandar Sadikin)
Saya masih belum dapat melihat keterkaitan kriteria Baldrige dalam integrasi tersebut, diletakkan dimana ya? Karena integrasi tersebut ‘kan secara teknis lebih kepada integrasi sistem dan prosedur (framework ISO). (Sekper). - Justru kriteria MB itu menjadi integrator dalam integrasi tersebut. Integrasi tersebut jika sudah sampai integrasi sistem dan prosedur (framework ISO), berarti lebih kuat & dalam ikatannya. (Rinaldi Siregar)
- ISO 9001 dijadikan framework (wadah) sedangkan isinya berbagai Approach/Standar/Sistem/Metode yang akan menjadi “isi” dengan panduan/rujukan utama: Kriteria Baldrige. (Iskandar Sadikin)
- Insights to Performance - Excellence 2011–2012 - Understanding the Integrated Management System and the Baldrige Criteria. (Mark L. Blazey)
- Konsep Perancangan IP-IMS Rev 00 (slide/power point) dapat dijadikan sebagai bahan dasar penyusunan plan/roadmap. (Iskandar Sadikin)
|